Pages

Friday, November 16, 2018

PSI: Nostalgia Era Soeharto, Sama Saja Kembali ke Rezim KKN

Sebelumnya Sekretaris Jenderal Partai Berkarya Priyo Budi Santoso akan menjadikan Presiden Kedua RI Soeharto sebagai ikon Partai Berkarya pada kampanye Pemilu 2019. Itu akan dilakukan apabila tidak dilarang undang-undang.

"Jika tidak dilarang maka Partai Berkarya akan gunakan foto Pak Harto," kata Priyo, Minggu 30 September 2018.

Priyo menjelaskan, foto Soeharto bakal dipasang di spanduk, baliho, videotron, dan billboard di seluruh Indonesia.

Rencana itu digalakan setelah melihat hasil survei baik secara tertutup maupun terbuka. Responden meletakkan Soeharto di posisi teratas dengan mode kepemimpinan gemilang, dibandingkan presiden lainnya.

"Kami bangga, tak mau menutup diri, memang Pak Harto simbol pemimpin nasional yang dihormati, sama seperti kepimpinan Bung Karno juga. Bung Karno dan Pak Harto putra terbaik yang dilahirkan di bangsa ini. Hak kami menggunakan simbolik Pak Harto," ucap dia.

"Foto beliau akan kami tebarkan di berbagai lini," dia menambahkan.

Priyo juga akan menggunakan ikon Soeharto dalam mengkampanyekan calon presiden presiden nomer urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

"Kami tak ragu-ragu gunakan, termasuk dengan Prabowo. Berkarya akan gunakan, agar komunitas pecinta pak harto memilih Prabowo-Sandiaga," tandas dia.

 

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

Fadli Zon dilaporkan ke polisi oleh seorang politikus Partai Solidaritas Indonesia. Fadli dilaporkan setelah mengunggah video potong bebek angsa dengan lirik yang diedit.

Let's block ads! (Why?)

from Berita Hari Ini, Kabar Harian Terbaru Terkini Indonesia - Liputan6.com kalo berita kurang lengkap buka link disamping https://ift.tt/2KaVg7e

No comments:

Post a Comment